Siapapun tahu dan tidak akan menyangkal kalo air yang murni itu tidak memiliki warna. Sama seperti kaca, Bening! Lantas mengapa air laut berwarna biru? And...langit juga berwarna biru?
Cari ketemu cari, akhirnya ketemu juga data dari fisikaasyik.com bahwa warna biru itu berasal dari cahaya matahari yang memiliki panjang gelombang yang besar. Ketika memasuki atmosfir Bumi, panjang gelombangnya mengecil dan memencar. Panjang gelombang yang baru ini besarnya sama dengan panjang gelombang warna biru.
Sebenarnya, peristiwa ini tidak berbeda dengan masuknya cahaya melalui prisma. Cahaya yang masuk bakal terbias menjadi beberapa warna utama: ungu, nila, biru, hijau, kuning, jingga dan merah. Warna ungu memiliki panjang-gelombang tertinggi, dan warna merah terkecil - sehingga muncul istilah ultraungu dan inframerah.
So, bagaimana dengan air laut yang berwarna biru? Hal itu karena pantulan gelombang warna itu. Itulah sebabnya kenapa air di bak mandi kita kadang-kadang terlihat hijau atau biru atau putih.
Cahaya matahari sebenarnya berwarna putih. Cahaya putih itu sendiri merupakan gabungan dari berbagai energi gelombang. Kenapa tampak kuning? Tak lain karena
terbiasnya gelombang warna biru. Nggak percaya? Kamu bisa buktiin dengan cara berikut. Arahkan tiga buah lampu bewarna merah, biru dan hijau pada satu layar. Gabungkan dari ketiga warna cahaya ini bakal menghasilkan warna putih. Lalu coba
matikan lampu biru, maka gabungan kedua lampu lainnya merah dan hijau akan menghasilkan warna kuning. So Masih nggak percaya silahkan lakukan
percobaan sendiri. Selamat mencoba......
Friday, February 27, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment